Laporan : Andika Isma
LAMPUNG - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menyelenggarakan Perkemahan Bakti (Perti) Satuan Karya Keluarga Berencana (Saka Kencana) Tingkat Daerah Sulsel. Kegiatan ini sebagai bagian dari pembangunan program kependudukan dan pembangunan keluarga.
Direktur Ketahanan Remaja, Eka Sulistia Ediningsih, Eka, mengatakan dalam kegiatan ini seluruh peserta mendapatkan beragam meteri. Mulai dari wawasan kebangsaan, krida generasi berencana, kesehatan reproduksi remaja, promosi komunikasi informasi dan edukasi, ketahanan dan kesejahteraan keluarga, serta pemahaman terkait kependudukan.
“Mereka juga dapat melihat secara langsung program-program pembangunan yang dilakukan BKKBN di Sulsel, seperti kampung KB, kelompuk usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS), serta kegiatan GenRe,” tutur Mak Eka, sapaan akrabnya, di Yonif Raider 700, Jalan Perintis Kemerdekaan, Sabtu 24 Maret 2018.
Tambahnya, pihaknya mengharapkan melalui kegiatan ini seluruh peserta mendapatkan pemahaman, khususnya Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Selain itu, peserta dalam kegiatan ini diinginkan menjadi motor penggerak dalam menyebarkan pengetahuan program generasi berencana di lingkup sekolah maupun masyarakat.
“Jadi seluruh di masing-masing kabupaten dan kota nantinya akan mendapatkan pemahaman di sini, kemudian menyosialisasikan informasi yang didapatkannya baik itu membentuk pusat informasi dan konseling remaja (PIK-R) ataupun melalui saka kencana di daerahnya,” tambah Mak Eka.
Kegiatan ini sendiri mengangkat tema Pramuka Polopor Generasi Berencana yang Berkarakter. dihadirinya sebanyak 350 orang yang merupakan siswa dari sekolah menengah atas (SMA) serta guru dari 24 kebupaten dan kota di Sulsel. Di mana peserta mengikuti kegiatan selama tiga hari yakni 23 hingga 25 Maret.
BKKBN Sulsel dalam kesempatan ini juga melantik pengurus Sanggar Pramuka Saka Kencana Sulsel. Pengurus ini nantinya akan ikut merancang dan menyelenggarakan berbagai kegiatan sosialisasi serta kegiatan yang berkenaan dengan Saka Kencana laninnya di tingkat Sulsel.
“Insya Allah dalam kurung waktu dua tahun ke depan, pengurus ini akan saling berkoordinasi baik dengab Dewan Saka Kencana Sulsel, maupun pamong untuk menyelenggarakan kegiatan edukasi dan pergerakan dalam mengatasi persoalan remaja yang masih banyak terjadi,” kata Pamong Saka Kencana Sulsel, Sophie Labubua.
Salah satu edukasi yang massif akan di lakukan ialah terkait masalah remaja, baik HIV/AIDS, narkoba, kesehatan reproduksi, serta perdewasaan usia pernikahan. Ini untuk meminimalisir banyaknya terjadi masalah pecandu narkoba di kalangan remaja di seluruh wilayah di Sulsel. (*)

