![]() |
| Kondisi Lapangan Merdeka yang berada di Kelurahan Panaragan Jaya Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat, setelah selesai dipakai untuk kegiatan Acara MTQ oleh Pemkab setempat. |
Hal tersebut disampaikan oleh Dani, salah Satu Warga sekitar yang menyatakan cukup risih melihat sampah yang berserakan itu,"bisa dilihatlah sampahnya itu bertaburan kemana-mana, jadi terlihat sangat kumuh lapangan itu akibat bekas digunakan acara MTQ yang digelar oleh Pemkab setempat, padahal acara itukan sudah beberapa hari yang lalu namun sampahnya sampai sekarang belum dibersihkan,"kata Dani.
"Apalagi seperti kami yang berada pas didepan lapangan ini, sering kali mencium aroma yang tidak sedap, ya bisa jadi akibat sampah itu, sebab sampahnya kan bermacam-macam, seperti bekas makanan dan lainya yang terkena hujan sudah pasti akan mengeluarkan bau yang tidak sedap, jadi saya berharap kepada Satker terkait agar bisa segera membersihkan sampah-sampah yang berserakan itu, sebab lapangan ini pas didepan jalan utama, malu juga kalau ada tamu dari luar daerah yang kebetulan lewat dan melihat Lapangan ini,"tambah Hamdani.
Senada dengan yang disampaikan oleh Heri Warga lainnya, dirinya menyampaikan akibat Lapangan itu dipakai untuk kegiatan acara MTQ yang digelar oleh Pemkab Beberapa hari yang lalu, lapangan menjadi tidak ada pelindung lagi,"Gimana gak, sebab semua kayu-kayu yang sudah berumuran Puluhan tahun yang selama ini menjadi pelindung dilapangan itu malah dibabat abis dan tak tersisa lagi, apa jadi nanti lapangan itu, kalau sudah seperti ini pasti akan menjadi sangat gersang karena tidak ada lagi kayu-kayu buat pelindungnya, mau diganti dengan bibit kayu lain sudah pasti akan memakan waktu puluhan tahun lagi baru bisa buat pelindung,"jelas Heri.
"Jadi sangat wajar waktu pas mau pembukaan MTQ itu anginnya kencang, karena biasanya kan ada pelindung dan sekarang menjadi terbuka, sudah pasti anginnya akan berhembus sangat kencang karena tidak ada penghalangnya, cukup aneh sih, kan sangat disarankan untuk menanam Pohon buat perlindungan, terus itu sudah ada malah ditebang, padahal kayu-kayu yang ada di pinggir lapangan itu sudah lumayan besar dan tinggi, kalau hanya untuk ukuran Tarup tidak akan tergangggu kok,"sesal Heri. (*)

